Jumat, 25 Januari 2013

MASAKAN DAERAH JAWA TENGAH DAN YOGYAKARTA ( GUDEG )

GUDEG

Gudeg
 (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampungtelurtahu dan sambal goreng krecek.
Ada berbagai varian gudeg, antara lain:
  • Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
  • Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
  • Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.
Ada sebuah cerita yang beredar di masyarakat yang mengisukan bahwa warna coklat pada gudeg dihasilkan dari darah ayam yang ditambahkan pada masakan. Mitos ini tidak benar, karena warna coklat dihasilkan dari daun jati.                               




RESEP GUDEG KOMPLIT

Bahan-bahan :
1 kg nangka yg tidak terlalu muda, potong-potong
12 btr telur rebus ( kupas kalau ingin bumbunya lebih meresap )
1000 cc air kelapa atau 1 sdt cuka
10 lbr daun salam
8 iris lengkuas ½ x 8cm yg diiris menurut panjangnya
200 gr gula merah, iris halus
2000 cc santan dari 1 butir kelapa
Bumbu yang dihaluskan :

15 siung bawang merah
10 siung bawang putih
4,5 sdt ketumbar
garam secukupnya

Cara membuat :
Tahap 1


Karena butuh waktu lama untuk memasak, pakai panci beralas tebal.
Alaskan daun salam didasar panci,taruh diatasnya irisan lengkuas.
Campur bumbu halus dengan 500 cc air kelapa, aduk rata.
Masukkan berturut turut potongan nangka muda, telur rebus, gula merah,
siramkan bumbu halus yang dilarutkan dalam air kelapa atau cuka.
Tambahkan air kelapa secukupnya sebatas tinggi nangka dan
telur tadi agar terendam.
Tutup panci rapat-rapat, masak diatas api sedang,
jangan dibuka-buka tutupnya selama kira-kira 2 jam.

Tahap 2

Setelah 2 jam lihat apakah airnya sudah tinggal sedikit,
angkat dulu telurnya dan sisihkan sementara agar tidak hancur.
Masukkan santan, aduk-aduk dengan sendok kayu
sambil menghancurkan potongan nangka.
Masukkan kembali telurnya sampai sedikit terkubur dalam nangka.
Masak lagi dengan api kecil selama minimal 3½ jam.
Aduk sesekali sampai santan habis.
Gudeg akan cantik berwarna coklat kemerahan dengan
cairan yang sedikit dan kental.
Siramkan areh/kuah opor ayam kental diatas gudeg nangka ini
secukupnya pada saat dihidangkan.
Pelengkap Gudeg :

Bumbu Areh, Opor Ayam & Tahu, Sambal Goreng Krecek Bumbu Areh
gunakan kuah opor ayam tahu yang sedap dan santannya kental,
areh tradisional hanya santan yang cuma dibubuhi garam dan daun salam saja.


OPOR AYAM TAHU
Bahan :
2 ekor ayam, potong 8, goreng setengah matang
4 buah tahu putih besar, potong 4, goreng

2250 cc santan dari 3 butir kelapa ( pisahkan kental dan encer )
4 sdt gula merah
3 btg serai, memarkan
6 lbr daun jeruk purut
minyak goreng untuk menumis
Bumbu yang dihaluskan :
18 btr bawang merah
18 siung bawang putih
15 btr kemiri sangrai
1 sdt ketumbar sangrai
1,5 sdt jintan sangrai
3 cm langkuas
garam secukupnya

Cara Membuat OPOR AYAM TAHU :
Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum, tuangi santan cair.
Masukkan gula, serai, daun jeruk purut, didihkan.
Masukkan ayam dan tahu yang telah digoreng sampai kuah tinggal setengah.. Masukkan santan kental, timba-timba agar santan tidak pecah.
Masak terus sampai santan agak mengental




SAMBAL GORENG KRECEK

Bahan :
300 gr krupuk krecek khusus masakan
200 gr kacang tolo
50 gr cabe rawit
1 sdt asam
2 ltr santan dari 1 butir kelapa
3 lbr daun salam
6 cm lengkuas, memarkan
100 gr cabe merah besar, rebus, blender halus
100 cc minyak goreng
garam secukupnya
gula merah secukupnya
Bumbu yang dihaluskan :
12 btr bawang merah
12 siung bawang putih

Cara Membuat SAMBAL GORENG KRECEK :
Cuci kacang tolo sampai bersih, masukkan dalam air mendidih dipanci.
Diamkan selama 2 jam, hingga kacang mengembang.
Rebus kembali, didihkan selama kurang lebih 10 menit.
Tiriskan dan bilas dengan menyiramkan air
sampai bilasannya jernih.
Rendam krecek dgn air biasa hingga lunak,
peras airnya agar krecek tidak hancur.
Bilas dan peras lagi beberapa kali,
sampai keluar semua minyak dan airnya jernih.
Tumis cabe merah halus dengan minyak goreng,
hingga minyaknya keluar, sisihkan.
Tumis bumbu yang dihaluskan dengan
sedikit minyak tumisan cabe sampai harum,
masukkan serai, daun jeruk purut.
Tuangi santan cair, didihkan, bubuhi garam dan gula.
Masukkan Kacang Tolo, masak sampai matang,
kemudian masukkan kreceknya dan santan kental.
Aduk agar santan tidak pecah,
setelah agak mengental masukkan cabe rawit.
Masak terus sampai kuah mengental,
dan minyak berwarna merah cerah mengambang dipermukaan.

PINDANG TELUR

Bahan:
3.000 ml air
10 butir telur
5 lembar daun salam
5 lembar daun jambu batu
2 batang serai, memarkan, simpulkan
4 cm lengkuas, memarkan
1 sdm garam

Cara membuat:

1. Tempatkan air dalam panci, masukkan semua bahan, rebus telur selama 30 menit.
2. Angkat telur, pukul-pukul dengan punggung sendok sayur hingga retak, lalu rebus lagi selama 45 menit. Angkat, telur pindang pun siap menjadi pelengkap gudeg Yogyakarta.

Tip:

1. Daun jambu batu dan kulit bawang merah juga bisa berguna untuk memberi warna cokelat kemerahan pada telur.
2. Daun jambu bisa diganti dengan 1 sdm bubuk daun teh, masukkan ke dalam air mendidih.
3. Cara lain membuat telur pindang, rebus telur hingga matang, kupas kulitnya, lalu masak bersama-sama gudeg nangka. Masukkan telur pada langkah kedua dalam resep gudeg komplit Yogyakarta. Hasilnya, telur pindang berwarna merah kecokelatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar